Diposkan pada lomba blogging

Blog sebagai Penyumbang Konten Marketing

Apa pendapatmu tentang blog sebagai penyumbang konten marketing?

Mencoba menjawab pertanyaan di atas. Blog, mulanya hanya dianggap sebagai media tempat curhat atau catatan harian seseorang. Seiring perkembangannya, interpretasi tentang blog mulai berubah. Dari sebuah diari menjadi sumber menafkahi diri hingga media promosi.

Blog dan media sosial (facebook, twitter, instagram, dll) bahkan kini bisa dibilang telah menjadi ujung tombak dalam marketing. Di era teknologi smartphone, keduanya mampu ‘menggeser’ pekerjaan manusia di bidang promosi penjualan. Jika dulu promosi kerap melalui sales dengan door to door, kini tak cukup hanya mengandalkan itu.

Data menunjukkan hingga Maret 2015, pengguna internet di Indonesia telah tembus 88.1 juta. Dari jumlah tersebut 3.5 persen di antaranya adalah pengguna blog (www.antaranews.com). Berdasarkan www.lembing.com di antaranya pengguna facebook sebesar 62.71 persen diikuti twitter sebesar 19.57 persen.

Hampir 70 persen pengguna internet memanfaatkan dunia maya untuk mencari infomasi. Begitu menyadari perubahan tersebut para marketing mulai meningkatkan peran dari blog sebagai pelengkap website perusahaan di bidang pemasaran. Di dalam website umumnya sudah terdapat katalog produk berupa spesifikasi hingga harga. Kendati begitu, ternyata hal tersebut acap belum memuaskan calon konsumen. Sebelum melakukan deal, calon konsumen pun melakukan pencarian terkait review produk yang tengah diincar. Nah, review yang muncul melalui peselancaran di dunia maya ini memberikan andil yang tak sedikit pada keputusan calon konsumen. Apakah tetap membeli atau sebaliknya? Di sinilah, blog memainkan perannya.

Akan sangat menguntungkan jika banyak blog yang mengulas terkait produk perusahaan misalnya A. Produk A tersebut bisa menohok pesaing dengan muncul di halaman awal mesin pencari. Di antara cara mengoptimalkan blog sebagai penyumbang konten marketing adalah melalui lomba blogging yang tengah booming akhir-akhir ini. Materinya, menceritakan pengalaman seseorang bersama si pembuat lomba terutama pengalaman terkait produk.

Kompetisi tersebut biasanya akan langsung ‘diserbu’ kontestan. Secara tidak langsung ini akan mempengaruhi keyword di mesin pencari. Kemudian, akan sangat menguntungkan sebab banyak blog yang mengulas sisi positif dari suatu produk. Sebagian lagi, juga menambahkan syarat antara lain melink-kan ke situs pembuat lomba dan menjadi follower di media sosial. Blog pemenangnya akan digunakan untuk keperluan promosi.

Menurut saya, strategi promosi semacam ini adalah ide brillian. Sebab, konten pengalaman dari pelanggan yang merasakan langsung biasanya langsung “touch heart” kepada calon konsumen. Melalui pengalaman ini biasanya lebih “makjleb” dibanding omongan panjang lebar sang marketing lapangan. Karenanya, konten blog ini tidak bisa dipandang sebelah mata sekarang ini.

Keuntungan lainnya yakni banyaknya link ke perusahaan dari blog-blog akan berdampak pada kunjungan ke website. Pengunjung yang tertarik biasanya akan melihat-lihat produk terbaru misalnya smartphone. Lalu, pengunjung ini akan membandingkan dengan produk pesaing. Akan tetapi, karena tadi sudah ada blog yang mengulas maka bukan tidak mungkin jika pengunjung akan membuat keputusan membeli produk Anda. Pengunjung website meningkat yang bisa diiringi oleh penjualan.

Selain itu, meningkatnya jumlah follower di social media seperti facebook, twitter, dan instagram berdampak pada banyaknya calon konsumen yang mengetahui produk. Saya mencontohkan diri saya sendiri sebagai books lover. Saya menjadi follower banyak penerbit. Hal yang saya amati, ada penerbit besar yang menggunakan sosmed hanya sebagai sarana iklan, tapi ada penerbit yang sedang berkembang rajin mengutip quote-quote dalam novel terbaru. Bahkan quote buku lama pun kerap diulangi. Timeline yang berisi ulasan-ulasan tentunya akan lebih menarik daripada sekedar iklan. Penerbit berkembang ini juga lebih jeli dalam menangkap era teknologi, yakni mengadakan giveaway saat meluncurkan novel atau buku baru dan lomba review terhadap novelnya. Ada pula yang mengadakan lomba selfie dengan produk dengan memanfaatkan instagram.

Jika ditelaah lebih jauh lagi penerbit sedang melakukan promosi dan meningkatkan penjualan melalui strategi menambah jumlah follower dan pembelian terhadap bukunya. Follower dari penerbit berkembang pun jumlahnya semakin meningkat yang berarti lebih banyak orang yang mengetahui tentang produk bukunya. Meski pada akhirnya, calon konsumen tetap kembali pada kualitas.

Di sisi yang lain, blog sebagai penyumbang konten marketing juga akan diangkat kredibilitasnya di mata masyarakat. Sebelumnya, informasi dalam blog sering dicap belum teruji kebenarannya karena awalnya blog merupakan konten berisi pemikiran-pemikiran pribadi. Namun, seiring perkembangannya dan banyaknya komunitas blogger, kini banyak blog-blog yang telah memiliki perencanaan bukan blog yang asal posting demi muncul di halaman pertama mesin pencari. Nah, blog-blog yang demikian itulah yang akan bertahan dan terus mendapat kunjungan setia.

Hal yang perlu diingat jika blog maupun sosial media digunakan sebagai strategi pemasaran adalah ramah terhadap follower atau setiap komentar. Karena, setiap calon konsumen adalah unik. Mereka mempunyai pemikiran masing-masing. Seorang marketing tidak boleh men-judge, dia bakal membeli akan dilayani dan dia tidak akan membeli hanya karena pertanyaan yang diajukan. Meski kadang menjawab pertanyaan nyleneh terasa menyebalkan but keep smile. Berikan pelayanan terbaik kepada setiap konsumen maupun calon konsumen. Bisa saja seorang calon konsumen yang tadinya hanya berniat bertanya malah closing atau deal membeli hanya karena keramahan dalam memberikan pelayanan πŸ™‚

Tulisan ini terpilih menjadi salahsatu pemenang kompetisi blog #lovekonten @indosatooredoo dan @bloggercampid

Iklan

Penulis:

Rina Darma Lulusan Fakultas Kehutanan UGM #JejakJunghuhn #homemakercircle #dreamerwhodo Bandung, Indonesia rinatriha@gmail.com

11 tanggapan untuk “Blog sebagai Penyumbang Konten Marketing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s