Diposkan pada lomba blogging, ODOP

Akhirnya Menemukan Tetralogi Buru Preloved di Prelo

Screenshot_2017-08-18-01-04-27

Hai Temans, apa kabar? Yang selalu semangat dan bergembira. Seperti saya yang lagi happy karena menemukan Tetralogi Buru incaran. Beberapa hari yang lalu, saya mengecek di beberapa toko buku online. Namun kecewa karena stok sudah tidak tersedia. Akhirnya berjodoh di Prelo, jual beli barang bekas berkualitas.

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.

Karya-karya Pramoedya Ananta Toer ini fenomenal banget. Bahkan kutipan-kutipan dalam bukunya sering dijadikan qoute favorit mereka yang gemar menulis. Seperti saya juga yang mulai mengenal novel-novel Pram waktu kuliah. Saat itu baca novel pinjaman. Setelah menikah dan pindah ke rumah sendiri, pingin banget Tetralogi Buru ini jadi koleksi perpustakaan mini di rumah. Sampai jadi salahsatu daftar resolusi 2017 hihi… 😀 Tapi ya gitu, karena buku lama jadi kesulitan untuk menemukan satu set tetralogi yang berisi empat buku. Mungkin di Palasari ada dengan harga relatif murah tapi saya tidak suka dengan buku KW. Cara membajak seperti ini saya tidak setuju kasihan banget sama penulisnya. Menulis dengan buah pikiran dan menguras energi yang dibalas dengan royalti tapi produknya malah diduplikat secara tidak bertanggung jawab.

Prelo ini menjamin banget kalau dagangannya original. Sebab, dagangan yang di upload penjual akan di review terlebih dahulu oleh tim Prelo. Kalau memang tidak masuk kriteria ya tidak bisa dipajang. Makanya senang banget ketemu Tetralogi Buru yang masih segel. Alasan dijual karena memiliki dua set. Wah, sampai alasan menjual juga ada. Keren ya, jadi kita sebagai pembeli juga tahu kenapa barang tersebut dijual. Kita juga tidak ragu membeli second.

Screenshot_2017-08-18-01-05-48

Selain buku, saya juga lagi mengincar mesin jahit portable. Karena lagi belajar membuat tas serut multifungsi. Dijahitnya sementara masih manual memakai tangan. Tidak rapi dan waktunya lama. Rencananya mau bikin banyak untuk souvenir bag. Kalau pakai mesin jahit beneran belum bisa mengoperasikan. Harganya juga lumayan. Makanya pilihannya jatuh ke mesin jahit mini portable bekasNah lho, di Prelo juga ada. Harganya sangat terjangkau 160 ribu rupiah.

20170819_080051
tas serut hasil uji coba

Begitu masuk ke aplikasi Prelo ini, lovelist saya langsung banyak banget. Sebagian di lovelist terlebih dahulu karena belinya harus disesuaikan dengan prioritas, ibu rumah tangga. Istilahnya langsung lapar mata kalau tidak bisa mengerem. Soalnya di Prelo, Tupperware juga ada. Perempuan mana yang tidak mengetahui merk ini, kayanya hampir semuanya tahu dan suka, ya. Saya sendiri bukan tipe orang yang suka belanja. Saya cenderung memiliki sedikit barang tapi yang awet. Ada istilah ada harga ada rupa. Mungkin itu yang cocok untuk menggambarkan Tupperware ini. Namun, di Prelo yang paling membuat tidak sabar, harganya yang jauh di bawah katalog. Sangat menggiurkan dech. Bunda, boleh cek sendiri, kok!

My Lovelist on Prelo, ada lagi kamus Bahasa Jerman second. Saya ini ibu rumah tangga yang banyak maunya. Sebelum menikah sudah mempunyai rencana untuk kursus Bahasa Jerman. Namun, Tuhan memberi skenario yang lain. Saya belum bisa membagi waktu dan memutuskan fokus pada anak dan keluarga terlebih dahulu. Setelah dirasa bisamempunyai cukup waktu, saya perlahan mencoba belajar bahasa Jerman secara otodidak dengan bantuan internet dan youtube. Tentu saja saya membutuhkan kamus donk. Sudah mengecek ke Toko buku tapi karena pertimbangan prioritas ditunda dulu beli kamusnya. Sampai akhirnya ada yang menawarkan Kamus Bahasa Jerman bekas. Tidak apa-apa toh kondisinya masih layak.

Screenshot_2017-08-19-06-38-48

Itu tadi sebagian lovelist saya di Prelo. Ngomong-ngomong tentang Prelo, kenapa harus belanja di Prelo?

  • Meskipun labelnya, jual beli barang bekas tapi tidak melulu barang yang dijual sudah dipakai. Ada keterangan barang masih baru 95-100% alias belum digunakan. Alasannya bisa karena tidak dipakai sampai kelebihan stok.
  • Harga lebih murah dan berkualitas. Setidaknya saya langsung tahu harus kemana mencari barang bekas idaman yang tidak mengecewakan.
  • Adanya kategori dan filter yang membuat belanja lebih efektif. Kategorinya women, men, beauty, book, gadget, antique, hobby, baby & kids, dan living. Filter-nya bisa berdasarkan urutan (populer, terkini, harga terendah, dan harga tertinggi), kondisi (masih baru 95-100%, sangat bagus 85-95%, bagus 70-85%, dan cukup <70%), free ongkos kirim, lokasi penjual, ukuran, dan rentang harga.
  • Gampang cara bertransaksi dan bayarnya.
  • Pas buat dompet ibu rumah tangga seperti saya.

Penasaran. Download Prelo sekarang, yuk. Lovelist barang incaran, Temans dan cobain belanja. Kalau ada yang cocok langsung chat dengan penjualnya dan klik beli. Nih, saya ada voucher Rp 25.000. Gunakan kode referral berikut ya:

rinadarmaRmh

Share juga pengalaman kamu menggunakan Prelo dan raih hadiahnya 🙂

 

 

header-blog-vol-2-mobile-rev

 

 

Iklan

Penulis:

Rina Darma Lulusan Fakultas Kehutanan UGM #JejakJunghuhn #homemakercircle #dreamerwhodo Bandung, Indonesia rinatriha@gmail.com

2 tanggapan untuk “Akhirnya Menemukan Tetralogi Buru Preloved di Prelo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s