Diposkan pada Artikel, lomba blogging

Smartphone antara Kebutuhan dan Gaya Hidup

Ketika kita belajar ekonomi di sekolah dikenal tiga macam kebutuhan. Kebutuhan tersebut adalah kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan primer merupakan kebutuhan pokok setidaknya meliputi sandang, pangan, dan papan. Kemudian ditunjang dan dilengkapi dengan kebutuhan sekunder. Selanjutnya adalah kebutuhan tersier jika dua kebutuhan sebelumnya telah terpenuhi  yaitu kebutuhan akan kemewahan.

Di akhir tahun 1990-an dan awal millenium, ponsel termasuk kebutuhan tersier. Namun, hal tersebut semakin bergeser. Memasuki 10 tahun kedua millenium, seiring hadirnya posel pintar atau smarthone, telepon genggam rasanya bukan barang  “wow” lagi kecuali jika kita membicarakan tipe atau merek yang digunakan.

Saat ini, bisa dikatakan siapa sih yang tidak memiliki smartphone? Bahkan, di kota-kota besar tak jarang kita jumpai, satu orang memiliki lebih dari smartphone? Banyak alasan dari alasan memisahkan antara ponsel untuk personal dan bisnis hingga sekedar mengikuti gaya hidup “zaman now”-katanya.

Lalu bagaimana pengaruhnya dengan keluarga kita? Jika dulu orang tua memegang HP layar sentuh dibilang “nggaya” sekarang tidak lagi. Orang tua bahkan bukan golongan pejabat, pengusaha sekalipun sekarang sudah banyak yang memiliki HP. Pakde saya, sudah berumur kepala lima ke atas, soal smartphone jangan salah, bisa-bisa kita yang muda kalah. Dari strata sosial, dia bukan golongan kelas atas tapi urusan ponsel pintar tak boleh ketinggalan pun aplikasinya, dari facebook hingga sekarang booming instragam, dari era BBM sampai what’s app dan lainnya.

Telepon genggam diciptakan pada mulanya untuk mempermudah komunikasi hingga sekarang menjadi kebutuhan aktualisasi diri. Tanpa smartphone dengan jaringan internet tentunya, setiap orang bisa mengunggah aktivitas dan apa yang sedang dipikirkan, tentang kicauan, dan live gambar maupun video. Bayangkan saja, beberapa tahun yang lalu, kita rela antri di warung-warung internet hanya untuk update status facebook atau sekedar chatting via yahoo masenger atau membuka email dan browsing artikel untuk tugas bandingkan dengan sekarang, hanya dengan membuka telapak tangan dan tab layar semua terasa mudah dan cepat tanpa perlu kemana-mana.

Smartphone adalah kebutuhan, oke, tidak salah bagi yang membutuhkannya. Memiliki smartphone untuk lifestyle, boleh juga, tidak salah. Namun, yang penting diingat dengan segala kemudahan dan daya tarik smartphone alangkah baiknya jika kita menggunakan secara bijak. Terlebih pengaruh smartphone ini sudah masuk hampir  ke segala lini kehidupan termasuk anak saya yang masih balita. Setiap hal memiliki sisi positif dan negatif. Beruntunglah kita yang mampu mengoptimalkan sisi baiknya dan meminimalisir yang buruk.

Pertama. Smartphone tidak menggantikan peran sosial kita di masyarakat. Jangan sampai ada istilah, adanya smartphone menjadikan yang dekat menjadi jauh dan menjauhkan yang dekat. Pernah mengalami, sedang duduk berdua dengan teman tapi teman kita asyik sendiri dengan gadget-nya ditambah nyengar-nyengir sendiri lalu kita bagai obat nyamuk? Kadang ini pun terjadi antara saya dan suami, tapi tak segan di antara kami saling menegur jika salah satunya sudah mulai asyik sendiri dengan smartphone. Itulah pentingnya ketegasan bahwa di waktu keluarga tak boleh ada gadget terutama di depan anak yang masih balita.

Kedua. Menggunakan sesuai kebutuhan dan tujuan kita membeli smartphone. Misalnya tujuan ibu rumah tangga membeli smartphone adalah untuk online shop lewat media sosial. Jangan justru porsi besarnya untuk memposting status-status privasi yang berujung pada retaknya rumah tangga. bahkan saling bergosip lewat group maya. Selain juga hindari menyebarkan hoax atau kabar yang belum dicek kebenarannya, mengunggah status yang menyebarkan kebencian, pornografi, isu-isu SARA. Tidak mau kan karena status kita terkena UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Meskipun negara menjamin kebebasan dan kemerdekaan berpendapat tapi ada norma ada kaidah yang harus kita patuhi baik tertulis maupun tidak.

Ketiga. Menghindari memberikan hak milik smartphone pada anak sebelum umur yang disarankan. Dikutip dari The Asian Parent bos komputer dunia Bill Gates justru tidak memperbolehkan gadget sebelum usia 14 tahun. Dia bahkan tegas menolak ketika anaknya meminta gadget sebelum usia tersebut disaat teman-teman mereka sudah memiliki smartphone. Kenapa? Karena anak sudah belajar membedakan mana yang baik dan buruk. Sebelum usia itu, anak bisa dipinjami gadget dengan batasan waktu tertentu dan dalam pengawasan orang tua tentunya agar terhindar dari efek kesehatan maupun pengaruh negatif dari sisi mental dan sosial. Masa-masa emas seorang anak harus dilatih dan dirangsang motoriknya sebagai ibu jangan malas terus melatih kreativitasnya. Jangan karena anteng dengan smartphone, kita sebagai ibu jadi lalai dan malah asyik bermedia sosial juga. Ini juga tantangan tersendiri bagi saya sebagai seorang ibu.

Selalu bijak dengan smartphone yang sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup ya 🙂

 

 

 

 

Iklan
Diposkan pada Artikel, Echi's Wife

Merawat Kulit Wajah Turning Thirty

Jelang usia 30 tahun sebagian wanita mungkin mulai mempermasalahkan kulit wajah maupun bagian tubuh lainnya. Misalnya mulai adanya kerutan, bersisik, kasar, bercak hitam atau kulit menggelambir. Secara pribadi, saya tergolong wanita yang cuek soal perawatan kulit wajah atau tubuh ini. Namun, di tahun-tahun terakhir kepala dua ini, saya mulai risih juga dengan kulit yang cepat kering.

Saat membuka majalah lama, Kalawarta edisi September 2014 halaman 16-17, saya menemukan artikel melawan penuaan dini. Nah, berikut saya coba share point-point cara mencegah penuaan dini oleh Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Cahya Kawaluyan dr. Meily Anggraeni, Sp. KK ya.

  • Menghindari paparan sinar matahari langsung secara berlebihan pada pukul 10.00-15.00. Terlalu sering terpapar sinar matahari dapat membuat kulit mengalami penuaan lebih cepat. Berkurangnya jaringan elastin dalam kulit menimbulkan kerutan serta bercak-bercak hitam pada daerah yang sering terpapar. Hmmm… baca bagian ini saya manggut-manggut, terjawab ya kenapa seiring bertambahnya umur atau mereka yang lebih banyak terkena sinar matahari terdapat bercak hitam. Kebanyakan yang saya lihat di wajah mungkin karena wajah tak terlindungi secara langsung. Top tips menggunakan tabir surya SPF 30, atau menggunakan pelindung topi atau payung.
  • Minum banyak air. Ini sepele tapi saya paling malas padahal manfaat minum air putih sangat banyak manfaatnya. Sekedar cerita di kehamilan pertama saat usia kandungan sekitar enam bulan saya kekurangan cairan ketuban. Untunglah segera terdeteksi saat USG. Penyebabnya kurang minum air. Jangan ditiru ya. Sedangkan untuk tubuh yang terhidrasi baik dengan banyak minum air akan menghindarkan dari kulit kusam dan kering. Bold buat saya 😀
  • Rajin membersihkan kulit wajah. Sembari mengingatkan diri sendiri sih, kalau habis pergi tuh, apalagi kalau sudah malam, bawaannya langsung pingin tepar malas mencuci muka padahal debu jalanan maupun kotoran banyak yang menempel. Terkadang membersihkan dengan air saja tidak cukup. Banyak kotoran, minyak, keringat, mikroorganisme, sel yang mengelupas dari kulit, dan polutan lainnya. Karenanya, kita bisa memilih sabun pembersih wajah yang aman dan lembut sesuai jenis kulit.
  • Menggunakan pelembab. Tujuan pelembab yaitu membantu meningkatkan dan mempertahankan hidrasi kulit, memperbaiki fungsi sawar kulit, dan melindungi lapisan kulit. Nah, saran dari dr. Meily tetap gunakan pelembab sesuai tipe kulit dan bagi yang sensitif gunakan pelembab hipoalergenik. Kalau saya lagi belajar memakai pelembab tapi itu tadi ga telaten haha…
  • Menggunakan krim malam. Krim malam digunakan pada malam hari dan sebaiknya digunakan mulai umur 30 tahun. Krim malam akan membantu kulit beregenerasi. Beberapa kegunaannya adalah menstimulasi produksi kolagen, menutrisi kulit, membantu kelainan hiperpigmentasi (contohnya bercak coklat dan hitam pada wajah), dan membantu mengurangi kerutan halus. Perhatikan ya krim malam akan berbeda pada Anda usia 20, 30-40, 50-60 tahun.
  • Mengonsumsi anti oksidan. Anti oksidan bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah-buahan, biji-bijian, sayuran, dan ikan. Makan secara teratur setiap hari dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas dan melawan penuaan.
  • Menggunakan serum vitamin C. Vitamin C dapat membuat kulit lebih cerah karena menghambat pembentukan pigmen warna. Selain itu juga akan meningkatkan dan merangsang produksi kolagen kulit yang membantu mempertahankan elastisitas kulit sehingga mengurangi kerutan halus.
  • Menghindari kebiasaan tidak sehat. Kebiasaan minum alkohol dan merokok dapat mempercepat penuaan. Begitu juga dengan kurang tidur dan stres. Sehingga usahan tidur minimal delapan jam setiap hari agar tubuh dan otot lebih rileks.

Tipsnya sederhana ya, murah dan tidak mengeluarkan biaya mahal. Kuncinya disiplin dan jangan malas. Haduh jangan malas ya… Jangan sering coba-coba make up malah bisa merusak kulit wajah. Kembali lagi, baca dulu petunjuk dan aturan pakai, apakah cocok dengan kulit kita atau tidak? Sebab cocok untuk A belum tentu cocok untuk B.

Oke, semoga bermanfaat. Punya tips lain share juga, yuk 🙂

Diposkan pada Artikel

Tips Lulus Passing Grade Ujian CAT CPNS

Hi…

Saya muncul lagi setelah agak lama vakum. Alasannya fokus mempersiapkan diri untuk ujian CAT. Salah satu tahapan mengikuti CPNS 2017. Usai dinyatakan lolos berkas administrasi peserta CPNS dipanggil mengikuti tahap berikutnya yaitu Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis komputer secara online atau Computer Assisted Test (CAT).

Memang sih agak momok tersendiri TKD yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) ini ditambah beban passing grade yang lumayan. Sesuai Permenpan RB No 22 Tahun 2017 tentang nilai ambang batas TKD CPNS tahun 2017 yaitu TWK 75, TIU 80, dan TKP 143.

Jumlah soal TKD ini secara keseluruhan ada 100 soal terdiri dari TWK 35 soal, TIU 30 soal, dan TKP 35 soal yang dikerjakan dalam waktu 90 menit. TWK merupakan tes yang mengujikan wawasan kebangsaan bagi peserta CPNS yang meliputi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). TIU mirip soal potensi akademik ujian masuk perguruan tinggi negeri sedangkan TKP semacam psikotes.

Sistem CAT diterapkan agar penerimaan CPNS jauh dari praktek PUNGLI, transparan, dan menjaring sumberdaya terbaik. Karena itu, usai mengikuti tes ini skore pun akan langsung keluar sehingga peserta akan mengetahui lolos passing grade atau tidak. Saya sendiri awalnya tidak mau melihat skore karena takut tidak lolos tapi begitu waktu habis soal akan menutup sendiri dan langsung keluar rekapitulasi data kita dan skore ujian. Tarara… Saya syok, kaget, dan langsung berucap alhamdulillah… Saya lolos dengan nilai tidak mepet-mepet banget mengingat persiapan saya yang ya…ibu rumah tangga dengan dua batita tanpa pengasuh…bisa dibayangkan^^

Nah, untuk yang akan mengikuti tes ini, berikut tips dari saya supaya bisa lolos juga ya.

  • Banyak latihan soal. Kalau fresh graduate mungkin masih manjur metode menghafal ya. Tapi kalau yang sudah bekerja atau seperti saya mungkin banyak latihan soal akan sangat membantu. Saya sendiri tidak membeli buku latihan soal CPNS. Namun, kebanyakan download dan belajar dari contoh soal SNMPTN milik adik. Latihan soal ini menurut saya lebih efektif karena kita bisa mengetahui berbagai model soal daripada menghafal. Kalau menghafal materi kita kan sangat luas berbeda dengan ujian sekolah atau kuliah yang sudah ditentukan materinya. Lagipula banyak blog yang memposting contoh soal-soal CPNS.
  • Sering ikut simulasi CAT BKN. Karena yang memfasilitasi Ujian CAT ini adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN) maka jangan sungkan “menengok” website-nya ya. Kita bisa ikut simulasi CAT secara gratis hanya cukup mendaftarkan email dan mengisi nomor KTP. Saran saya jangan cuma sekali tapi berkali-kali. Sebab, soal antara simulasi pertama dan berikutnya berbeda meski ada beberapa yang sama. Simulasi ini akan membiasakan otak kita dengan sistem CAT dan tentunya mengetahui model soal. Jadi sewaktu dihadapkan dengan CAT yang sesungguhnya kita sudah terbiasa dan tidak gaptek atau shock terlebih dahulu. Setelah dinyatakan dipanggil TKD ada jeda dua minggu untuk ujian CAT. Saya melakukan simulasi CAT sebanyak lima kali dan tidak ada yang lolos passing grade wahaha…
  • Yakin Kamu adalah Pemenang. Ada suatu pepatah saya lupa lengkapnya, kurang lebih ketahui medannya, jika kamu sudah merasa yakin lawanlah, maka dalam setiap pertempuran kamu akan memenangkannya. Yakin adalah suatu upaya psikologis agar otak kita merespon hal yang sama dan berusaha mewujudkannya. Psikis dan Mental sangat penting dalam ujian CAT. Sugesti positif akan sangat membantu agar dorongan semangat dan berpikir lebih lancar saat mengerjakan soal. Berbeda dengan orang pesimis, soal mudah pun akan terasa rumit karena otak sudah diajak untuk berpikir negatif.
  • Minta Restu Orang Tua dan Suami (kalau sudah menikah). Sebelum ujian saya menelpon bapak untuk minta do’anya tak lupa tentu ibu yang pasti terlebih dahulu. Meski do’a ibu adalah mustajab, jangan sepelekan do’a ayah ya. Terkadang usai kita minta restu, ayah akan memberi wejangan dengan logika-nya berbeda dengan ibu yang cenderung menggunakan sisi emosi. Jadi agar seimbang otak kita dalam menerima nasehat dan tentu saja karena kita wajib berbakti pada ibu dan bapak bukan ibu saja. Ketika menikah, ridho Alloh jika suami ridho, dari sejak memutuskan ingin mendaftar CPNS, saya melibatkan suami. Toh, saya bekerja bukan untuk mencari nafkah apalagi menggantikan posisinya. Saya ingin mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku sekolah maupun kuliah atas jerih keringat orang tua saya agar berkah dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan bangsa. Juga ingin menjadi teladan bagi anak-anak saya. Beruntung, suami mengantar dan menunggui ujian, sebelum masuk ruang ujian saya kembali memohon doa darinya. Meresap banget lho ke hati dan sangat berperan dari sisi psikis. Terima kasih Ibu, Bapak, dan Suami senantiasa mendoakan yang terbaik bagi saya.
  • Pasrah dengan Yang Maha Kuasa. Setelah usaha dan ikhtiar telah dilakukan pasrah kepada Alloh SWT. Karena sepintar apapun kita, tanpa campur tangan-Nya, kita bukanlah apa-apa. Selalu memohon pertolongan dari-Nya dan mengingat-Nya dimanapun dan kapanpun kita berada. Sebelum ujian berdoa terlebih dahulu begitu pula setelahnya dan di sela-sela ujian, selalu berdzikir pada-Nya.
  • Manajemen waktu. Karena jumlah soal ada 100 dan waktu 90 menit berarti satu soalnya harus dikerjakan kurang dalam satu menit. Kerjakan yang mudah dulu. Lewatkan soal dengan paragraf panjang karena ini sangat memakan waktu. Sayang kan kalau waktu habis sebelum semua soal terbaca padahal bisa jadi setelah soal dengan paragraf panjang kamu bisa menjawab dengan jawaban yang benar. Terlalu lama di satu soal juga akan membuat kita bisa lebih panik begitu melihat waktu. Jadi kalau saya ya kerjakan yang mudah, baru berdasarkan tingkat kesulitan. Kalau mengerjakan paling sulit dulu takutnya energi kita keburu habis di soal tersebut dan malah soal yang mudah kita jadi kehilangan fokus dan tidak konsentrasi.

Semoga tips saya bermanfaat ya. Keep fight meraih impianmu. Jangan jadikan keadaan menjadi alasan yang menghalangi mewujudkan mimpi. Oia, salah satu teman saya yang lebih dahulu menjadi CPNS memberi nasehat, sing penting sinau, ga sinau, rugi, adoh-adoh, kesel awak (yang penting belajar, ga belajar rugi, jauh-jauh, capek badan). Kalimat itu menjadi cambuk bagi saya.

Meski sudah lolos, bukan berarti saya hip hip hura, karena saya masih harus menunggu dipanggil tes tahapan berikutnya, yaitu Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Do’akan semoga saya dipanggil di instansti yang saya daftar ya, nanti saya akan share lagi pengalaman saya 😀

Ada yang ikut CPNS 2017 juga, share yuk!

Halten Geist!!!

Diposkan pada Book Review

[Book Review] Meraih Mimpi dengan Beasiswa; Step be a Smart Mom

Siapa bilang ibu rumah tangga harus melupakan impiannya. Menjadi ibu bukan berarti lantas mengubur ambisi kita. Meneruskan jenjang ke pendidikan lebih tinggi, kembali ke karier, kenapa tidak? Buku ini dipersembahkan kepada siapa saja yang bertekad untuk maju lewat pendidikan. Saya ngacung!

Ibu merupakan madrasah pertama buat anak-anaknya. Jadi sangat penting menjadi ibu yang smart dan “melek”.

Ngomong-ngomong soal buku ini sebenarnya sudah pingin dari tahun lalu sejak rilis. Tapi harus tertunda dengan kelahiran anak kedua. Memang niat mau melanjutkan magister hihi…

20170922_094838-1

Judul:Meraih Mimpi dengan Beasiswa
Penulis: Abellia Anggi Wardani
Editor: Weka Swasti
Proof Reader: Herlina P Dewi
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Arya Zendi
Tebal: 228 halaman
ISBN: 978-602-7572-45-4
Penerbit: Stiletto Book

Blurb

Mendapatkan beasiswa merupakan impian banyak orang, karena dengan beasiswa, kita bisa menuntut ilmu di institusi-institusi terbaik di mana pun tanpa terbebani masalah biaya. Apalagi kalau beasiswa yang didapat tidak hanya memberikan kesempatan untuk menimba ilmu, tetapi juga untuk berkenalan dengan budaya-budaya bangsa lain.
Pasti seru!

Selain informasi seputar sumber beasiswa dalam negeri ataupun luar negeri, buku ini juga membahas A – Z persiapan mendapatkan beasiswa, di antaranya:

  • Checklist dokumen-dokumen yang diperlukan
  • Cara menulis CV yang menarik
  • Cara membuat surat motivasi dan surat rekomendasi yang baik
  • Cara menulis esai yang mencuri perhatian
  • Tip menjalani tes-tes di setiap tahap
  • Sampai, cara agar bisa survive di lingkungan baru dan lulus dengan predikat Cum Laude


Dituturkan dengan jelas dan detail oleh seorang penulis yang telah mendapat lebih dari 10 beasiswa, baik di universitas dalam negeri ataupun luar negeri. Penulis juga banyak membagi pengalaman pribadinya dalam buku ini, yang tentu saja akan membuat kalian lebih semangat lagi untuk mengikuti jejaknya.

 

REVIEW

Mengawali buku ini, penulis mengajak kita untuk percaya pada kekuatan keyakinan terlebih dahulu. Ya, faith. Seperti kata pepatah, apa yang kamu yakini itu yang akan terjadi. Sama halnya ketika kita akan apply beasiswa, kita harus yakin bahwa pengajuan beasiswa kita akan diterima.

Mengutip testimoni Icha Ayu yang juga penulis novel Distance dan Remember Paris terbitan Stiletto Book, “Once you apply for a scholarship, you already posses at least 99% of chance to win the scholarship.

Pengalaman dulu sih, banyak teman-teman yang bilang kalau mengurus beasiswa itu ribet. Harus mempersiapkan berkas-berkas persyaratan apalagi kalau harus ujian atau tes.

Membaca buku ini, kamu akan diyakinkan kalau mengurus pengajuan beasiswa bukanlah hal ribet tapi effort. Tidak ada sukses yang instant bukankah untuk mendapatkan sesuatu kita butuh perjuangan. Bahkan mengorbankan waktu dan tenaga kalau perlu materi. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Setuju, Mom?

Saat menempuh S1 saya pun mendapat beberapa beasiswa yang sangat membantu selama studi di Fakultas Kehutanan UGM. Di antaranya Branita Sandhini, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), dan Karya Salemba Empat.

Oiya, seperti kata Abel, beasiswa bukan melulu karena kita tidak mampu tapi karena prestasi. Jadi jangan minder kalau mau mengajukan atau menerima beasiswa, lihat beasiswa apa dulu donk? Kita boleh sombong kok dengan beasiswa karena prestasi akademik maupun non akademik kita.

Begitu juga saat sudah berstatus ibu, saya sempat ragu untuk sekolah lagi. Namun, seorang “kakak” menyemangati saya. Justru pengalaman ibu rumah tangga belum tentu dimiliki mereka yang sama-sama kuliah. Ini bisa menjadi poin plus karena tantangannya berbeda, pengalamannya pun berbeda apalagi sudah pernah bekerja juga. Up…up…wake up!

Namun, yang penting diingat ketika sudah berstatus menikah, suami dan anak adalah yang utama. Sebelum memutuskan apapun sebaiknya meminta pertimbangan terlebih dahulu. Jangan sampai beasiswa sia-sia karena mundur ditengah jalan seperti ibu 35 tahun dengan dua anak kenalan Abel yang tak bisa melanjutkan magister karena satu dan lainnya seperti shock culture dan musim.

Untuk menyiasatinya, tak harus ke luar negeri, perguruan tinggi di Indonesia juga sudah banyak yang berkualitas bagus. Kita tinggal mengecek di internet mengenai akreditasi dan world ranking-nya.

Dalam buku ini, Abel juga memaparkan tes-tes bahasa asing dan tes potensi akademik yang wajib jika ingin menyeberang benua. Mulai dari gambaran tes hingga tips mengerjakan. Di lampiran, terdapat contoh curriculum vitae, motivasi, dan esai yang kerap dibutuhkan pemburu beasisw termasuk saya, baik banget ya Abel.

Baca sendiri dech, kamu bakal merasakan gigihnya Abel untuk mendapatkan beasiswa hingga lulus cumlaude tanpa harus meninggalkan pergaulan. Ke luar negeri juga tetap bisa traveling di sela studi dan mendapatkan pengalaman bekerja. Seru banget! Buku ini jauh dari kesan menggurui, tutur sangat ramah seperti warna tosca sampulnya, simple tapi tetap elegan dan cerdas.

Sukses untuk Abelia Anggi Wardani yang konsent pada bidang budaya dan wisata 🙂

 

 

 

 

 

Diposkan pada Football lover

[Persib Day] Bermain Imbang; Persib Bandung 0 – 0 Bali United

Ezechiel Endouasel hampir saja membuat bobotoh bersorak sorai di menit ke 81 andai saja tendangannya tidak melenceng. Jingkrak kemenangan harus ditunda kembali usai Persib Bandung bermain imbang saat menjamu tamunya Bali United di pekan ke -25 Liga 1 Gojek Traveloka.

eci-persib vs bali united 1
Foto: Darma Legi || Galamedia

Laga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung (21/9) berlangsung dalam tempo sedang. Sejumlah peluang diciptakan oleh kedua tim. Di babak pertama Persib Bandung melalui Achmad Jufriyanto menciptakan peluang namun tendangannya masih berhasil diamankan penjaga gawang Wawan Hendriawan.

Di babak kedua maung bandung tercacat beberapa kali menciptakan peluang. Umpan yang diterima belum bisa dimaksimalkan oleh Ezechiel untuk membobol kesebelasan Serdadu Tridadu. Irfan Bachdim yang mencari celah pun tak bisa mencuri tiga poin tandang.

Berikut beberapa moment yang diabadikan lewat fotografer Galamedia, Darma Legi.

eci-persib vs bali united 3
Pemain Persib Bandung Raphael Maitimo (kanan) berusaha menyontek bola yang berusaha ditangkap penjaga gawang Bali United
eci-persib vs bali united 4
Pemain Persib Bandung Henhen Herdiana (kiri) berusaha berebut bola dengan pemain Bali United
eci-persib vs bali united 5
Pemain Persib Bandung Ezechiel Endouasel (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Bali United

 

Susunan Pemain:

Persib Bandung:
Muhammad Natshir (PG); Achmad Jufriyanto, Henhen Herdiana, Vladimir Vujovic, Wildansyah, Dedi Kusnandar, Febri Haryadi, Kim Jeffrey Kurniawan, Raphael Maitimo, Shohei Matsunaga (Atep-72), Ezechiel N’Douassel.

Bali United:
Wawan Hendrawan (PG); Agus Nova Wiantara, Ahn Byungkeon, Fadil (C), Hasim Kipuw, Ricky Fajrin, Nick Van Der Velden (Stefano Lilipaly-52), Taufiq, Irfan Bachdim (I Gede Sukadana-88), Marcos Flores (Yabes Roni-71), Sylavo Comvalius

Diposkan pada lomba blogging

Menemukan Makna Keluarga di Tanah Dayak

Rumah adalah sangkar yang mengekang. Bukan rumahku istanaku. Begitu lulus kuliah dan diterima bekerja di Tanah Dayak rasanya begitu buncah. Akhirnya, saya gadis yang dimanjakan keluarga akan terbang bebas, begitu pikir saya kala itu.

Niat utama perjalanan saat itu memang bukan untuk traveling. Namun, melintas Laut Jawa ditempuh untuk bekerja di perusahaan perkayuan di Kalimantan Barat. Saya menganggapnya tak sekedar bekerja karena saya akan menemukan banyak hal baru. Tempat-tempat baru, budaya baru juga teman-teman yang baru. Inilah perantauan pertama bagi saya.

Pontianak bukan sekedar kota tugu khatulistiwa berada. Titik nol derajat yang membelah bumi menjadi dua bagian yaitu lintang di sebelah utara dan selatan. Bukan juga tentang Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Panjang totalnya mencapai 1.143 kilometer. Panjangnya melebihi dari dua kali Bengawan Solo sungai terpanjang di Jawa. Airnya mengalir melintasi 12 kabupaten/kota dengan panjangnya 548,53 kilometer.

FB_IMG_1504471598557
Menyaksikan Kulminasi di Tugu Khatulistiwa, 2012 (dokpri)

Bergaul dengan kawan-kawan baru dengan latar belakang suku, agama, dan budaya yang berbeda membawa saya pada sebuah pemahaman baru akan rumah. Dari pulau yang berbeda ini justru saya menemukan makna keluarga. Mereka yang selalu menerima dan menyayangi kita apa adanya. Tulus tanpa pamrih meski kita berbuat salah. Terutama kedua orang tua kita.

Dalam perantauan ini saya juga mendapatkan keluarga baru. Keluarga yang membuka pintu rumahnya dengan terbuka. Mereka yang merangkul saya meski kami berbeda suku dan agama. Inilah indahnya bhineka. Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rumah bukanlah sangkar tapi tempat yang paling dirindukan. Mungkin memang tak megah tapi tempat bentangan kasih sayang tercurah. Inilah salahsatu hikmah kita melakukan perjalanan. Bukan sekedar hura-hura tapi ada makna lebih dalam, semakin mengenal diri, menjadi pribadi yang lebih matang, dan tahu kemana kita harus pulang. Sebab, keluarga selalu menunggu kita.

Usai melakukan perjalanan, beberapa orang juga terinspirasi untuk melahirkan buku. Karya untuk melestarikan apa yang didapat dari perjalanan. Pengalaman untuk belajar bagi orang lain. Misalnya, Junianto Herdiawan dengan buku Shocking Japan, Trinity dengan The Nacked Traveler, Hanum Salsabila Rais dengan 99 Cahaya di Langit Eropa. Saya pun terinspirasi menulis buku dari hasil perjalanan ini, Halimun; Seberkas Cahaya di Tanah Dayak. Terinspirasi dari perjalanan yang juga menjadi salah satu pemenang Publisher Search Author (PSA) 2 Grasindo.

FB_IMG_1504471551375
Novel Halimun, 2014

 

Dengan Skyscanner Perjalanan Jadi Mudah

Jarak tak perlu lagi menjadi rintangan. Kemanapun di seluruh penjuru dunia bisa ditempuh singkat. Skyscanner akan membantu membawa pada keluarga yang membesarkan saya di Yogyakarta. Lalu, di lain kesempatan saya akan kembali bersilaturahim ke rumah Dayak di Landak, Kalimantan Barat. Skyscanner akan membantu mencari tiket pesawat murah. Membandingkan dengan beberapa tiket promo yang lain sehingga kita bisa memilih yang pas dengan kebutuhan kita. Ada juga bulan murahnya, loh!

Screenshot_2017-09-04-03-25-59-1
Screenshot contoh pencarian tiket pesawat

Sembari mengunjungi rumah “keluarga baru” yang ditempuh empat jam dari Kota Pontianak tersebut. Kami bisa mencari hotel untuk sekaligus berwisata ke kota yang bagi saya banyak huruf China-nya ini. Di beberapa kesempatan saya memang kerap menjumpai orang mengobrol dengan bahasa Mandarin. Toko-toko dengan tulisan China besar-besar. Wajah-wajah etnis Thiong Hoa, sekilas saya merasa telah meninggalkan Indonesia. Tapi tidak, kami tetap menyatu dalam perbedaan dan saling menghargai.

Tanpa perlu merepotkan orang lain lewat Skyscanner kita juga bisa mencari tempat sewa mobil di bandara maupun kota. Transfer bandara juga gampang dengan berbagai pilihan kendaraan. Niat dan rencana perjalanan Temans pun tak berantakan.

Hmmm… satu lagi, kalau kamu pernah membaca atau tahu buku Meraih Mimpi dengan Beasiswa karya Abellia Anggi Wardhani, dia merekomendasikan Skyscanner lhoh. Apa hubungannya beasiswa dengan situs Skyscanner? Bagi Temans yang menerima beasiswa ke luar negeri tentu jangan melewatkan kesempatan traveling juga yah. Walaupun biaya kuliah dari beasiswa tapi bukan berarti tidak bisa menyiasati untuk aktivitas yang satu ini. Menghilangkan rasa jenuh dari rutinitas perkuliahan dan ya untuk oleh-oleh cerita sekembalinya ke tanah air. Bahwa Temans sudah melintas beberapa negara tidak hanya berkutat di kampus dan perpustakaan. Kata Abel, website Skyscanner akan membantu membandingkan harga dari berbagai maskapai di seluruh dunia dan membantu mencari harga yang paling murah.

Sudah coba Skyscanner belum? Tidak usah bersusah menunggu promo karena Skyscanner selalu ada bulan termurah. Belum yakin coba klik video berikut. Cusss traveling cerdas dan hemat ala Skyscanner, yuk 🙂

 

 

Temans mempunyai inspirasi atau ide kreatif usai melakukan perjalanan? Tuliskan juga kisahnya, siapa tahu Kamu yang beruntung dapat voucher tiket pesawat ke berbagai kota pilihan kamu. Cek Kompetisi Blog Aha Moments di sini yah ^^

 

#ahaskyscanner #skyscannerindonesia

 

 

 

 

 

Diposkan pada ODOP

#ODOP30 Hari Arofah

Hari Arofah setiap tahun jatuh pada 9 Dzulhijjah Kalender Hijriyah. Tahun ini hari arofah bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2017. Disebut hari arofah karena pada hari ini seluruh umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji melakukan wukuf di Padang Arofah. Muslim yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa.

Karenanya, puasa sehari jelang hari raya Idul Adha ini disebut Puasa Arofah. Cara berpuasanya sama yaitu menahan diri dari lapar dan haus sejak subuh hingga maghrib hanya niatnya berbeda yaitu niat puasa sunnah arofah. Hal-hal yang membatalkan puasa wajib juga membatalkan puasa sunnah.

Puasa arofah dilaksanakan mengiringi mereka yang tengah wukuf. Wukuf merupakan puncak ibadah haji dan sarat sahnya rukun Islam yang kelima ini. Seluruh Muslim dari segala penjuru dunia berkumpul di siang hari di Padang Arofah yang gersang dan tandus untuk berdiam diri berfokus pada Alloh SWT. Wukuf merupakan contoh miniatur padang mahsyar tempat dibangkitkannya dan dihimpunnya manusia setelah kematian untuk mempertanggungjawabkan kehidupannya. Apakah akan menerima buku catatan amal dari tangan kanan atau kiri?

Terbayang panasnya sengatan matahari dan pantulan gurun sehingga yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa agar bisa turut merasakan sedangkan yang tengah berhaji haram puasa.

gambar-arafah-dari-udara
Wukuf di Arofah (daftarhajiumroh.com)

Apa-apa yang diperintahkan oleh Alloh SWT pasti mengandung hikmah. Begitu pula dengan puasa sunnah arofah, HR Muslim menyebutkan, “Puasa Arafah bisa menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.” Sebagai Muslim yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan tentu tidak ingin melewatkan waktu-waktu seperti ini bukan? Sayang sekali tahun ini saya tidak bisa berpuasa karena sedang menyusui dan kondisi anak sedang sakit. Kata guru ibadah SMA saya dulu, kalau yang tidak sahur dan belum makan boleh terus diniatkan puasa.

Saat berpuasa, doa kita mustajab. Banyak-banyak berdoa untuk kebahagiaan dunia dan akherat serta dijauhkan dari siksa neraka. Berdoa untuk apa yang kita butuhkan.

Selain itu hikmah lain puasa sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha adalah dianugerahi kemuliaan oleh Alloh. Di antaranya keberkahan dalam hidupnya, dihapuskan dosanya, dilipatgandakan amalnya, dijamin rumah tangganya, dimudahkan kematiannya, diterangkan kuburnya, diberatkan timbangan kebaikan, diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, dan dinaikkan derajatnya di sisi Alloh SWT (sumber klik di sini).

Temans puasa tahun ini? Semoga bisa mengambil hikmahnya bukan hanya mendapat lapar dan haus saja. Dan, semoga suatu hari kita yang wukuf di Padang Arofah memenuhi panggilanNya.

Amiin…

“labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syariika lak.” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, dan tiada sekutu bagi-Mu)

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada Football lover, ODOP

#ODOP29 Pembuktian Garuda Muda; Indonesia 3 – 1 Myanmar

IMG_20170830_065355
Pic: @TabloidBola

Medali perunggu disumbangkan cabang olahraga sepak bola SEA GAMES 2017 usai mengalahkan kesebelasan Myanmar. Indonesia unggul 3 – 1 atas myanmar di laga penentuan posisi ketiga (29/8). Gol tersebut dicetak oleh Evan Dimas Darmono, David Maulana, dan tendangan berkelas Rezaldi Hehanusa di babak kedua.

Di babak pertama tim nasional Indonesia tampil kurang meyakinkan. Anak asuh Luis Milla ini bahkan kecolongan satu gol terlebih dahulu lewat Than Paing di menit 22. Indonesia terus berusaha menyerang tapi gagal.

Di babak kedua Ezra masuk menggantikan Marinus. Para pemain garuda muda menunjukkan kualitasnya. Gol balasan tercipta melalui tendangan Evan Dimas di menit 55. Tak lama berselang, Garuda Muda memimpin lewat Septian David Maulana di menit 59. Indonesia muda kembali menggandakan gol di menit 77 melalui Rezaldi Hehanusa. Skor bertahan hingga pertandingan dihentikan wasit.

Indonesia memastikan posisi ketiga usai menjadi runner up group B. Hasil imbang 1-1 saat meladeni Thailand di laga pembuka. Unggul 3-0 atas Philipina. Menang tipis 1-0 dengan Timor Leste. Berbagi angka 0-0 dengan Vietnam. Dan, memastikan lolos ke semifinal usai mengalahkan Kamboja 2-1.

Sayang laga Indonesia terhenti di semifinal setelah tumbang 0-1 melawan Malaysia. Tim Harimau Malaya pun gagal meraih emas. Thailand keluar sebagai juara pertama SEA GAMES 2017 di ajang sepak bola unggul 1-0 atas Malaysia. Thailand unggul karena own goal pemain Malaysia Haziq Nadzli pada menit 39.

Terima kasih kepada seluruh punggawa Garuda Muda. Para pemain dengan segenap jiwa dengan lambang garuda di dada telah memberikan permainan terbaik. Menang dan kalah adalah keharusan dalam setiap pertandingan. Yang kalah harus sportif dan yang menang tak boleh jumawa. Evaluasi dan terus meningkatkan kualitas agar mimpi mendapatkan emas lewat cabang ini bisa segera dipenuhi.

Susunan Pemain Timnas U-22 Indonesia melawan Myanmar:

Indonesia (4-2-3-1): Satria Tama; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yama, Andy Setyo, Ricky Fajrin; Muhammad Hargianto, Evan Dimas; Osvaldo Haay, Septian David Maulana, Febri Hariyadi; Marinus Wanewar

Pelatih: Luis Milla

Myanmar (4-4-2): Sann Sat Naing; Nan Wai Min, Htike Aung, Thiha Htet Aung, Hein Thiha Zaw; Hlaing Bo Bo, Si Thu Aung, Mg Mg Lwin, Yan Naing Oo; Aung Thu, Than Paing.

Pelatih: Gerd Zeise

 

#ODOP #BloggerMuslimah Indonesia

 

 

Diposkan pada ODOP

ODOP28 Menemukan Passion

Passion selalu menjadi perbincangan menarik. Sebagian orang peduli sebaliknya sebagian yang lain “mengalir saja”. Mereka yang peduli dengan passion akan rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran. Mereka juga bahkan berani keluar dari zona nyaman termasuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang sedang digeluti.

Passion merupakan suatu gairah yang membawa kita melakukan sesuatu hal tanpa beban. Bahkan jika tidak dibayar sekalipun. Passion bukan hanya sekedar hobi. Kalau kata Rene Suhardono dalam buku Your Job is Not Your Career, passion adalah It is (NOT) what you’re good at. It is what you enjoy the most (hal. 56).

passion-758x512
Grafis:  Inovasee

Dorongan untuk mencari passion ini mungkin paling terasa saat kita sudah bekerja. Ada kalanya kita akan merasa jenuh, tidak mampu, dan ingin keluar dari pekerjaan. Namun, sebelum buru-buru memutuskan pindah kerja atau alih profesi, cobalah untuk menarik diri sejenak dari rutinitas pekerjaan. Bisa dengan mengambil cuti dan rekreasi di alam terbuka atau sesuai kesenangan. Setelah kembali Temans lebih fresh atau tetap masih tidak semangat bekerja?

Mencari mentor. Saya pernah merasakan kegalauan yang lur biasa saat menjadi karyawan. Berbicara uneg-uneg dengan senior bisa sangat membantu kita melihat gambaran pekerjaan dari kacamatanya yang sudah pengalaman. Nah, untuk topik-topik seperti ini lebih baik hindari mengobrol dengan teman sebaya karena biasanya emosinya sama dan pengalamannya relatif sama. Nanti malah jadi kompor-komporan. Tapi bukan berarti tidak boleh mengobrol sama sekali yang penting bisa saling mengendalikan diri.

Membaca buku tentang passion. Novel tentang passion yang juga berpengaruh terhadap hidup saya adalah 23 Episentrum karya Adenita Priambodo. Setelah membaca buku tersebut saya mendapat keberanian lebih untuk memutuskan pekerjaan impian. Sebab, berkarya itu bisa lewat banyak hal. Kemudian buku Career Coach Rene Suhardono yang sudah saya kutip di atas. Membaca buku itu sangat penting bagi saya karena kita belajar dengan pengalaman orang lain. Kita akan semakin kaya dan terus belajar.

Dengarkan suara hati. Ada orang yang bingung dengan suara hatinya sendiri. Kalau waktu saya biasanya untuk mendengarkan suara hati adalah sepertiga malam terakhir usai shalat tahajud. Setelah kita melepaskan beban hati kepada Sang Pencipta, kita bisa mengambil jeda sejenak, tidak langsung berdiri. Tanyakan ke dalam diri apa-apa yang mengganjal di hati. Hening dan sunyi biasanya kita akan banyak mendapat inspirasi. Selain itu, cara saya mencari apa yang dicari adalah naik gunung. Saat sampai di puncak tak sekedar pongah dan berfoto tapi merenungkan apa yang sudah dan akan kita lakukan di bawah sana. Perjalanan terjal dan susah akan semakin membuat kita menghargai perjuangan. Tidak ada yang instan.

Bagi saya passion adalah terus berproses termasuk blogging apakah passion saya? Atau sekedar me time atau untuk mencari uang?

Pada akhirnya ketika kita belum bisa do what you love adalah love what you do. Berkarya sepenuh hati.

Kalau Temans sudah menemukan passion atau masih mencari? Share juga, yuk! 🙂

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada ODOP

#ODOP27 Tips Aman Berkendara

Peningkatan infrastruktur jalan raya dan mudahnya mendapatkan kendaraan pribadi membuat akses lalu lintas kian padat. Selain juga kebutuhan masyarakat akan transportasi untuk ke tempat kerja. Ketidak hati-hatian di jalan dan kurangnya pengetahuan berkendaraan di jalan raya kerap mengakibatkan kecelakaan. Kecelakaan berlalu lintas termasuk sepuluh besar penyumbang penyebab kematian di Indonesia.

Menurut data Kepolisian, di Indonesia, rata-rata 3 orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan jalan. Data tersebut juga menyatakan bahwa besarnya jumlah kecelakaan tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya, yaitu :

  1. 61 % kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia yaitu yang terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi,
  2. 9 % disebabkan karena faktor kendaraan (persyaratan teknik laik jalan) dan
  3. 30 % karena faktor prasarana dan lingkungan.

Karenanya banyak tips dan panduan dari pihak terkait untuk keselamatan di jalan raya. Berikut tips dari Kementerian Perhubungan RI supaya Teman-teman selalu aman berkendara karena #SayangiNyawa itu penting.

1. Mempertimbangkan waktu mengemudi

Sayangi-Nyawa-8

2. Melengkapi mobil dengan penghapus kaca yang sesuai persyaratan

Sayangi-Nyawa-7

3. Menggunakan sabuk keselamatan

Sayangi-Nyawa-6

4. Sepeda motor tidak diperkenankan membawa penumpang lebih dari satu

Sayangi-Nyawa-5

5. Dilarang menumpang kendaraan angkut barang

Sayangi-Nyawa-4

6. Menggunakan helm SNISayangi-Nyawa-3

7. Melakukan uji laik jalan untuk mobil pengangkutan umum

Sayangi-Nyawa-1

Demikian tipsnya, semoga bermanfaat. Jangan lupa pastikan kondisi fisik anda sedang sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan yang tidak direkomendasikan.

Sumber infografis: Kominfo

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia