Diposkan pada ODOP

#ODOP30 Hari Arofah

Hari Arofah setiap tahun jatuh pada 9 Dzulhijjah Kalender Hijriyah. Tahun ini hari arofah bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2017. Disebut hari arofah karena pada hari ini seluruh umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji melakukan wukuf di Padang Arofah. Muslim yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa.

Karenanya, puasa sehari jelang hari raya Idul Adha ini disebut Puasa Arofah. Cara berpuasanya sama yaitu menahan diri dari lapar dan haus sejak subuh hingga maghrib hanya niatnya berbeda yaitu niat puasa sunnah arofah. Hal-hal yang membatalkan puasa wajib juga membatalkan puasa sunnah.

Puasa arofah dilaksanakan mengiringi mereka yang tengah wukuf. Wukuf merupakan puncak ibadah haji dan sarat sahnya rukun Islam yang kelima ini. Seluruh Muslim dari segala penjuru dunia berkumpul di siang hari di Padang Arofah yang gersang dan tandus untuk berdiam diri berfokus pada Alloh SWT. Wukuf merupakan contoh miniatur padang mahsyar tempat dibangkitkannya dan dihimpunnya manusia setelah kematian untuk mempertanggungjawabkan kehidupannya. Apakah akan menerima buku catatan amal dari tangan kanan atau kiri?

Terbayang panasnya sengatan matahari dan pantulan gurun sehingga yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa agar bisa turut merasakan sedangkan yang tengah berhaji haram puasa.

gambar-arafah-dari-udara
Wukuf di Arofah (daftarhajiumroh.com)

Apa-apa yang diperintahkan oleh Alloh SWT pasti mengandung hikmah. Begitu pula dengan puasa sunnah arofah, HR Muslim menyebutkan, “Puasa Arafah bisa menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.” Sebagai Muslim yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan tentu tidak ingin melewatkan waktu-waktu seperti ini bukan? Sayang sekali tahun ini saya tidak bisa berpuasa karena sedang menyusui dan kondisi anak sedang sakit. Kata guru ibadah SMA saya dulu, kalau yang tidak sahur dan belum makan boleh terus diniatkan puasa.

Saat berpuasa, doa kita mustajab. Banyak-banyak berdoa untuk kebahagiaan dunia dan akherat serta dijauhkan dari siksa neraka. Berdoa untuk apa yang kita butuhkan.

Selain itu hikmah lain puasa sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha adalah dianugerahi kemuliaan oleh Alloh. Di antaranya keberkahan dalam hidupnya, dihapuskan dosanya, dilipatgandakan amalnya, dijamin rumah tangganya, dimudahkan kematiannya, diterangkan kuburnya, diberatkan timbangan kebaikan, diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, dan dinaikkan derajatnya di sisi Alloh SWT (sumber klik di sini).

Temans puasa tahun ini? Semoga bisa mengambil hikmahnya bukan hanya mendapat lapar dan haus saja. Dan, semoga suatu hari kita yang wukuf di Padang Arofah memenuhi panggilanNya.

Amiin…

“labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syariika lak.” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, dan tiada sekutu bagi-Mu)

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Iklan
Diposkan pada Football lover, ODOP

#ODOP29 Pembuktian Garuda Muda; Indonesia 3 – 1 Myanmar

IMG_20170830_065355
Pic: @TabloidBola

Medali perunggu disumbangkan cabang olahraga sepak bola SEA GAMES 2017 usai mengalahkan kesebelasan Myanmar. Indonesia unggul 3 – 1 atas myanmar di laga penentuan posisi ketiga (29/8). Gol tersebut dicetak oleh Evan Dimas Darmono, David Maulana, dan tendangan berkelas Rezaldi Hehanusa di babak kedua.

Di babak pertama tim nasional Indonesia tampil kurang meyakinkan. Anak asuh Luis Milla ini bahkan kecolongan satu gol terlebih dahulu lewat Than Paing di menit 22. Indonesia terus berusaha menyerang tapi gagal.

Di babak kedua Ezra masuk menggantikan Marinus. Para pemain garuda muda menunjukkan kualitasnya. Gol balasan tercipta melalui tendangan Evan Dimas di menit 55. Tak lama berselang, Garuda Muda memimpin lewat Septian David Maulana di menit 59. Indonesia muda kembali menggandakan gol di menit 77 melalui Rezaldi Hehanusa. Skor bertahan hingga pertandingan dihentikan wasit.

Indonesia memastikan posisi ketiga usai menjadi runner up group B. Hasil imbang 1-1 saat meladeni Thailand di laga pembuka. Unggul 3-0 atas Philipina. Menang tipis 1-0 dengan Timor Leste. Berbagi angka 0-0 dengan Vietnam. Dan, memastikan lolos ke semifinal usai mengalahkan Kamboja 2-1.

Sayang laga Indonesia terhenti di semifinal setelah tumbang 0-1 melawan Malaysia. Tim Harimau Malaya pun gagal meraih emas. Thailand keluar sebagai juara pertama SEA GAMES 2017 di ajang sepak bola unggul 1-0 atas Malaysia. Thailand unggul karena own goal pemain Malaysia Haziq Nadzli pada menit 39.

Terima kasih kepada seluruh punggawa Garuda Muda. Para pemain dengan segenap jiwa dengan lambang garuda di dada telah memberikan permainan terbaik. Menang dan kalah adalah keharusan dalam setiap pertandingan. Yang kalah harus sportif dan yang menang tak boleh jumawa. Evaluasi dan terus meningkatkan kualitas agar mimpi mendapatkan emas lewat cabang ini bisa segera dipenuhi.

Susunan Pemain Timnas U-22 Indonesia melawan Myanmar:

Indonesia (4-2-3-1): Satria Tama; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yama, Andy Setyo, Ricky Fajrin; Muhammad Hargianto, Evan Dimas; Osvaldo Haay, Septian David Maulana, Febri Hariyadi; Marinus Wanewar

Pelatih: Luis Milla

Myanmar (4-4-2): Sann Sat Naing; Nan Wai Min, Htike Aung, Thiha Htet Aung, Hein Thiha Zaw; Hlaing Bo Bo, Si Thu Aung, Mg Mg Lwin, Yan Naing Oo; Aung Thu, Than Paing.

Pelatih: Gerd Zeise

 

#ODOP #BloggerMuslimah Indonesia

 

 

Diposkan pada ODOP

ODOP28 Menemukan Passion

Passion selalu menjadi perbincangan menarik. Sebagian orang peduli sebaliknya sebagian yang lain “mengalir saja”. Mereka yang peduli dengan passion akan rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran. Mereka juga bahkan berani keluar dari zona nyaman termasuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang sedang digeluti.

Passion merupakan suatu gairah yang membawa kita melakukan sesuatu hal tanpa beban. Bahkan jika tidak dibayar sekalipun. Passion bukan hanya sekedar hobi. Kalau kata Rene Suhardono dalam buku Your Job is Not Your Career, passion adalah It is (NOT) what you’re good at. It is what you enjoy the most (hal. 56).

passion-758x512
Grafis:  Inovasee

Dorongan untuk mencari passion ini mungkin paling terasa saat kita sudah bekerja. Ada kalanya kita akan merasa jenuh, tidak mampu, dan ingin keluar dari pekerjaan. Namun, sebelum buru-buru memutuskan pindah kerja atau alih profesi, cobalah untuk menarik diri sejenak dari rutinitas pekerjaan. Bisa dengan mengambil cuti dan rekreasi di alam terbuka atau sesuai kesenangan. Setelah kembali Temans lebih fresh atau tetap masih tidak semangat bekerja?

Mencari mentor. Saya pernah merasakan kegalauan yang lur biasa saat menjadi karyawan. Berbicara uneg-uneg dengan senior bisa sangat membantu kita melihat gambaran pekerjaan dari kacamatanya yang sudah pengalaman. Nah, untuk topik-topik seperti ini lebih baik hindari mengobrol dengan teman sebaya karena biasanya emosinya sama dan pengalamannya relatif sama. Nanti malah jadi kompor-komporan. Tapi bukan berarti tidak boleh mengobrol sama sekali yang penting bisa saling mengendalikan diri.

Membaca buku tentang passion. Novel tentang passion yang juga berpengaruh terhadap hidup saya adalah 23 Episentrum karya Adenita Priambodo. Setelah membaca buku tersebut saya mendapat keberanian lebih untuk memutuskan pekerjaan impian. Sebab, berkarya itu bisa lewat banyak hal. Kemudian buku Career Coach Rene Suhardono yang sudah saya kutip di atas. Membaca buku itu sangat penting bagi saya karena kita belajar dengan pengalaman orang lain. Kita akan semakin kaya dan terus belajar.

Dengarkan suara hati. Ada orang yang bingung dengan suara hatinya sendiri. Kalau waktu saya biasanya untuk mendengarkan suara hati adalah sepertiga malam terakhir usai shalat tahajud. Setelah kita melepaskan beban hati kepada Sang Pencipta, kita bisa mengambil jeda sejenak, tidak langsung berdiri. Tanyakan ke dalam diri apa-apa yang mengganjal di hati. Hening dan sunyi biasanya kita akan banyak mendapat inspirasi. Selain itu, cara saya mencari apa yang dicari adalah naik gunung. Saat sampai di puncak tak sekedar pongah dan berfoto tapi merenungkan apa yang sudah dan akan kita lakukan di bawah sana. Perjalanan terjal dan susah akan semakin membuat kita menghargai perjuangan. Tidak ada yang instan.

Bagi saya passion adalah terus berproses termasuk blogging apakah passion saya? Atau sekedar me time atau untuk mencari uang?

Pada akhirnya ketika kita belum bisa do what you love adalah love what you do. Berkarya sepenuh hati.

Kalau Temans sudah menemukan passion atau masih mencari? Share juga, yuk! 🙂

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada ODOP

#ODOP27 Tips Aman Berkendara

Peningkatan infrastruktur jalan raya dan mudahnya mendapatkan kendaraan pribadi membuat akses lalu lintas kian padat. Selain juga kebutuhan masyarakat akan transportasi untuk ke tempat kerja. Ketidak hati-hatian di jalan dan kurangnya pengetahuan berkendaraan di jalan raya kerap mengakibatkan kecelakaan. Kecelakaan berlalu lintas termasuk sepuluh besar penyumbang penyebab kematian di Indonesia.

Menurut data Kepolisian, di Indonesia, rata-rata 3 orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan jalan. Data tersebut juga menyatakan bahwa besarnya jumlah kecelakaan tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya, yaitu :

  1. 61 % kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia yaitu yang terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi,
  2. 9 % disebabkan karena faktor kendaraan (persyaratan teknik laik jalan) dan
  3. 30 % karena faktor prasarana dan lingkungan.

Karenanya banyak tips dan panduan dari pihak terkait untuk keselamatan di jalan raya. Berikut tips dari Kementerian Perhubungan RI supaya Teman-teman selalu aman berkendara karena #SayangiNyawa itu penting.

1. Mempertimbangkan waktu mengemudi

Sayangi-Nyawa-8

2. Melengkapi mobil dengan penghapus kaca yang sesuai persyaratan

Sayangi-Nyawa-7

3. Menggunakan sabuk keselamatan

Sayangi-Nyawa-6

4. Sepeda motor tidak diperkenankan membawa penumpang lebih dari satu

Sayangi-Nyawa-5

5. Dilarang menumpang kendaraan angkut barang

Sayangi-Nyawa-4

6. Menggunakan helm SNISayangi-Nyawa-3

7. Melakukan uji laik jalan untuk mobil pengangkutan umum

Sayangi-Nyawa-1

Demikian tipsnya, semoga bermanfaat. Jangan lupa pastikan kondisi fisik anda sedang sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan yang tidak direkomendasikan.

Sumber infografis: Kominfo

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

 

Diposkan pada Football lover, ODOP

#TimnasDay Fighting Spirit Sang Garuda, Malaysia 1 – 0 Indonesia

Semifinal sepak bola di ajang SEA GAMES 29 2017 menyajikan laga klasik antara tuan rumah Malaysia dan Indonesia (26/8). Harimau Malaya langsung berinisiatif menyerang dan memborbardir pertahanan Garuda Muda. Permainan kedua negara serumpun ini pun berlangsung dalam tempo cepat.

Penjaga gawang Indonesia Satria Tama beberapa kali menyelamatkan gawang dari kebobolan. Ezra dan yang lain pun kerap mengancam gawang Tim Malaysia. Hingga babak pertama berakhir, skor masih kacamata.

Di babak kedua, pertandingan masih berlangsung dalam tempo cepat. Baik Febri Haryadi, Evan Dimas, kerjasama antar pemain mampu menciptakan peluang. Gol yang dinanti-nanti publik Merah Putih masih nihil. Ezra yang bermain sejak menit pertama digantikan oleh Osvaldo Haay. Osvaldo dengan gaya permainannya mampu menyulitkan pertahanan Malaysia. Namun, keberuntungan berpihak pada Tim Nasional Malaysia. Lewat top skorer Malaysia, berawal dari menyambut sepak pojok Thanabalan, gawang Indonesia robek jelang menit akhir babak kedua dibunyikan.

Indonesia masih berusaha memanfaatkan waktu tersisa. Osvaldo Haay dijatuhkan di kotak pinalti tapi tak dianggap pelanggaran oleh wasit asal Sri Lanka. Tambahan waktu lima menit tak mengubah skor. Malaysia melaju ke final yang ditunggu Thailand. Mimpi emas Indonesia pupus di Stadium Shah Alam.

IMG_20170827_071136
Timnas Indonesia (Foto: twitter @TabloidBola)

Walaupun hasil pertandingan tak sesuai harapan, perjuangan dan semangat para punggawa Timnas di lapangan hijau pantas diacungi jempol. Meski berada dibawah tekanan suporter tuan rumah, mereka tetap menampilkan permainan terbaik. Dalam pertandingan memang harus ada yang menang dan yang kalah, pemain dan suporter serta segala pihak terkait harus sportif.

Kekecewaan anak asuh Luis Milla tidak boleh berlarut-larut. Kekalahan harus menjadi evaluasi. Segera bangkit karena masih ada pertandingan perebutan juara ketiga. Indonesia ditunggu Myanmar, Selasa 29 Agustus 2017 pukul 15.00 WIB.

Screenshot_2017-08-27-07-09-08-1

Susunan Pemain

Malaysia XI: Haziq, Davies, Adib, Safawi, Nor Azam, Adam Nor, Kumaahran, Thanabalan, Syamer, Syazwan, Irfan

Indonesia XI: Satria Tama, Putu Gede, Andy Setyo, Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanusa, Evan Dimas, Hanif Sjahbandi, Septian David Maulana (Saddil Ramdani), Febri Hariyadi, Yabes Roni, Ezra Walian (Osvaldo Haay)

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

 

Diposkan pada lomba blogging, ODOP

ODOP26 Jogja Miniatur Indonesia

Daerah Istimewa Yogyakarta atau lebih dikenal dengan Jogja maupun Yogyakarta. Luasnya 1,26% wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, menurut saya lewat Jogja kita bisa melihat Indonesia. Bolehlah saya mengatakannya Jogja, miniatur Indonesia.

Kenapa saya bisa mengatakannya demikian?

  • Bentang alam. Yogyakarta memiliki topografi dari laut hingga gunung. Layaknya ring of fire Kepulauan Indonesia, gunung teraktif di Indonesia ada di Yogyakarta tepatnya diperbatasan Sleman dan antara kabupaten di Jawa Tengah yaitu Boyolali, Klaten, dan Magelang. Palung laut yang berbahaya juga terdapat di Parangtritis. Pantai yang terkenal akan gulungan ombaknya yang besar. Di kawasan pantai ini kita juga bisa menyaksikan sand dune, satu-satunya gumuk pasir di Asia Tenggara. Fenomena alam yang terbentuk dari pasir merapi yang tertiup embusan angin Samudera Hindia. Sungai yang membelah Jogja, Sungai Code, Gadjah Wong hingga Kali Progo. Dari topografi dengan tanah aluvial yang datar dengan tingkat kesuburan tinggi, Jogja khususnya Gunung Kidul merupakan kawasan karst. Surga bagi para pecinta geologi, geografi, dan mereka yang tertarik pada teori pengangangkatan lautan menjadi daratan di muka bumi.
  • Budaya. Sudah tidak diragukan lagi, adanya kraton Yogyakarta Hadiningrat menyebabkan kota ini terus memegang tradisi di tengah gempuran modernitas dan globalisasi. Sebelum festival kedaerahan di berbagai daerah marak digelar, Yogyakarta selalu rutin mengadakan Labuhan Merapi, Sekatenan, Kirab Budaya, dan lainnya. Budaya merupakan bentukan masyarakat yang telah menjadi tradisi dan kebiasaan di masyarakat secara turun temurun. Nah, adanya kebudayaan menjadi cermin bangsa dan filter bagi budaya asing yang masuk yang tidak sesuai dengan norma bangsa.
  • Pusat pendidikan. Universitas tertua di Indonesia terdapat di kota gudeg ini. Perguruan tinggi ternama yang selalu menarik para pelajar datang ke kota ini. Setiap tahun puluhan ribu lulusan SMA datang mengadu nasib di Universitas Gadjah Mada. Selain itu banyak juga perguruan tinggi menjadikannya menyemat kota pelajar.
  • Keragaman. Banyaknya tempat menimba ilmu menjadi pelajar dari berbagau daerah di Indonesia datang. Mereka datang dari berbagai latar suku dan bahasa daerah. Bukan tak ada konflik tapi lewat Jogja mereka membaur dalam satu kebhinekaan.
  • Destinasi wisata. Indonesia surga wisata dengan menyemat Wonderful Indonesia. Jogja merupakan salahsatu destinasi favorit di Indonesia yang kaya. Mulai dari Jalan Malioboro, Kulineran di angkringan, dan wisata alam maupun buatan lainnya.
  • Sistem transportasi. Syarat utama kota gampang diakses sudah dipenuhi. Bandara Adi Sutjipto berkelas internasional, Stasiun Tugu, Lempuyangan, Wates, stasiun bahan bakar di Rewulu,  Terminal modern pertama, Giwangan, jaringan bus rapid transit, dan jalur bus kecil. Jaringan transportasi yang baik dan terpadu akan menghindarkan kota ini dari kemacetan. Meskipun beberapa tahun terakhir gempuran kendaraan pribadi mau tak mau membuat kota ini harus memperbaiki sarana transportasinya.
  • Pernah menjadi ibu kota Republik Indonesia. Kota gudeg juga kota bersejarah. Gedung Agung yang berdiri kokoh di ujung Jalan Malioboro berseberangan dengan Museum Benteng Verderbug menjadi saksi bisu beberapa presiden berkantor di sini.

Jogja selalu istimewa bagi yang pernah menyinggahinya walau sejenak. Saya mengenal Jogja lebih dekat ketika kuliah selama sekitar empat tahun di kota ini. Sekali lagi dan berkali-kali, Jogja selalu istimewa.

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada Football lover, ODOP

#TimnasDay Ambisi Garuda Muda, Indonesia 2 – 0 Kamboja

Pemain muda terus melancarkan serangan bergelombang dengan kecepatan dan teknik permainan yang tinggi. Pertahanan yang dibuat oleh Tim Nasional Kamboja tak kalah rapat. Hingga peluit akhir babak pertama, Tim Nasional Indonesia belum bisa menjebol gawang Kamboja.

Di babak kedua, tim asuhan Luis Milla tak mengendorkan serangan. Dukungan pun diberikan para suporter secara langsung di Stadion Syah Alam maupun lewat media sosial dengan #PakaiKepalaDingin, #SaatnyaJuara, #IndonesiaMenang maupun #TimnasDay. Kamboja terus memberikan perlawanan walau hanya bermain dengan sepuluh pemain sejak akhir babak pertama. Di menit ke -55 sorak sorai pendukung Garuda Muda pecah membahana. Gol tercipta melalui kaki kiri pemain pengganti Ezra Walian. Gol yang membangkitkan semangat dan penuh arti bagi kesebelasan Indonesia. Permainan terus berlangsung dengan tempo cepat. Lewat tendangan jarak jauh Febri Haryadi yang juga pemain cadangan, gol kemenangan Indonesia tercipta.

IMG_20170825_062013
Ezra Walian (Foto: twitter @Timnas_Day)

Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja di partai terakhir group B di ajang SEA GAMES 2017 (24/8). Dengan kemenangan ini, Indonesia menjadi runner up group B dengan poin 11. Indonesia mendampingi Thailand sebagai juara dengan poin 13 lolos dari fase group untuk melaju ke babak semifinal. Garuda akan bertemu tuan rumah harimau malaya, Malaysia Sabtu, 26 Agustus 2017.

Pelatih Indonesia memprediksi laga klasik melawan Malaysia akan sulit. Namun, bukan berarti garuda akan menyerah begitu saja. Indonesia banyak memiliki pemain dengan skill tinggi seperti Evan Dimas Darmono, penjaga gawang Ajie Kartika, dan sederet nama muda lainnya. Yang penting dijaga adalah emosi para pemain muda agar tak mudah dipancing oleh tim lawan. Inilah saatnya membuktikan Indonesia adalah negara hebat bukan sekedar #ShameonYouMalaysia akibat salah meletakkan warna bendera Indonesia.

Jeda pertandingan yang hanya dua hari mengharuskan cepatnya recovery dan fisik pemain. Ditambah euphoria para pendukung Indonesia yang ingin menyaksikan Indonesia juara. Para pemain dengan ambisi menggondol emas. Usaha keras mereka, perjuangan di lapangan hijau, dan doa dari segenap rakyat Indonesia semoga membuahkan hasil terbaik. Kita sebagai generasi millenial boleh berasa tapi ketika harapan itu pupus, jangan memaki jangan menghujat. Karena seperti itulah yang kerap terjadi di media sosial kita. Maka menjadi pengguna media sosial yang bijak dan cerdas agar tak mempengaruhi mental para pemain yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran dengan harumnya nama bangsa.

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

 

Diposkan pada Artikel, Echi's Wife, ODOP

#ODOP23 Tips Melahirkan Normal

Melahirkan secara normal merupakan dambaan setiap ibu. Sebab, pemulihan seorang ibu lebih cepat, begitu juga ASI dipercaya lebih lancar. Kecuali untuk keadaan darurat demi menyelamatkan ibu dan bayi, persalinan melalui operasi sesar memang dibutuhkan.

Waktu kehamilan pertama banyak yang menyangsikan, saya dapat melahirkan secara normal. Fisik saya yang kecil dengan tinggi badan sekitar 150 sentimeter penyebab utama keraguan tersebut.

Agar bisa melahirkan secara normal. Persiapan-persiapan yang saya lakukan di antaranya:

  • Latihan napas. Saat melahirkan normal kita harus mengejan. Nah, saat mengejan ini kita butuh napas yang panjang. Sering – sering latihan napas panjang atau bisa dengan berjalan kaki.
  • Senam hamil. Iku kelas senam hamil mungkin lebih baik. Tapi kalau saya dulu hanya mengikuti petunjuk di buku pink dari bidan dan mencari di internet. Senam ini akan membantu mempersiapkan otot-otot yang berhubungan dengan kelahiran normal.
  • Banyak berdoa dan bersujud. Kalau kita Muslim, sujud dalam sholat secara ilmiah sudah terbukti akan membantu posisi bayi sempurna yaitu kepala di bawah. Saat sujud pula kita disarankan banyak berdoa karena waktu itu adalah waktu kita terdekat dengan Alloh.
  • Sering mengobrol dengan jabang bayi. Sejak dalam kandungan saya suka bicara sama anak. Misalnya kalau sudah waktunya lahir yang lancar ya, saling menguatkan sama ibu ya… dan sebagainya. Ini juga bisa menghilangkan stress atau rasa khawatir jelang waktu melahirkan lho,Bund.
  • Minta restu ibu dan suami. Jika masih mempunyai ibu, doa ibu adalah yang terbaik. Kalau ibu sudah meninggal jangan  berkecil hati. Karena setelah orang tua, saat kita sudah menikah, ridho Alloh jika suami sudah ridho. Saya sering meminta suami mendoakan saya dan anak. Jangan sungkan ya sama suami sendiri. Toh, kita sudah setuju dipinangnya seumur hidup.
  • Mantapkan niat dan tekad. Ada senior waktu di kampus yang menjadi contoh saya. Pinggangnya lebih kecil dari saya. Dia sudah divonis kelahiran sesar. Tapi, dengan niat dan tekad yang kuat ia akhirnya bisa melahirkan normal. Di kesempatan terakhir yang diberikan bidan, anak pertamanya lahir dengan sehat. Ibunya juga.

Alhamdulillah dengan melakukan hal tersebut, kedua anak saya lahir dengab normal. Dua-duanya lahir di bidan desa dengan kelahiran normal dan waktu bersalin yang lancar.

Tidak ada yang memungkiri rasa sakit seorang ibu yang hendak melahirkan. Namun, semua rasa sakit dan lelah tersebut akan terbayar dengan jerit tangis bayi yang lahir. Kemudian saat bidan meletakkannya di dada kita untuk di Inisiasi Menyusui Ini (IMD). Saat tangan kita menyentuh tubuh mungil darah daging kita.

Bunda sedang hamil, semangat ya. Semoga tips saya bisa membantu. Jangan mengeluh karena anak adalah amanah 🙂

images (1)
Sumber: Kumpulan Doa Pilihan

 

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada Football lover, ODOP

#TimnasDay Garuda Tak Menyerah; Indonesia 0 – 0 Vietnam

Bermain dengan sepuluh pemain di 30 menit sisa pertandingan, tak membuat Indonesia menyerah. Perjuangan para garuda muda dalam pertandingan sepak bola diajang Sea Games 2017 melawan tim nasional Vietnam (22/8) pantas diacungin jempol.

Jangan sampai kalah jika tetap ingin mempertahankan target emas untuk cabang olahraga sepak bola. Mereka membuktikannya dengan berjibaku di atas lapangan hijau meski tanpa kehadiran sang otak permainan Evan Dimas yang terkena akumulasi kartu kuning dari pertandingan sebelumnya.

IMG_20170823_080100
Timnas Indonesia (Foto: twitter @Timnas_Day)

Kehilangan Hanif Syahbandi akibat terkena kartu merah bukan berarti pertandingan menjadi tidak enak ditonton. Kami pendukung dibalik layar kaca dibuat tegang. Pertahanan Indonesia diuji dengan gempuran para pemain Vietnam yang terus melancarkan serangan.

Di menit-menit akhir pertandingan, hampir saja gawang Indonesia jebol. Para pemain belakang garuda sudah berhenti bernapas untuk sekian detik memandangi bola. Kiper Kartika Ajie menjawab kepercayaan dengan perjuangannya mempertahankan gawang. Dari layar kaca terlihat bagaimana tangannya mengisyaratkan kepada teman-temannya untuk segera bangkit. Bangun…bangun… ini masih belum berakhir. Peluit panjang pertandingan belum ditiup sang wasit.

Dengan hasil imbang, peluang Indonesia untuk lolos ke fase selanjutnya sangat terbuka jika bisa mengalahkan Kamboja. Catatannya, Vietnam dan Thailand harus saling mengalahkan. Kalau ingin aman harus unggul setidaknya 3-0 atas Kamboja. Keep fight Garuda!

Dukungan kita sebagai rakyat Indonesia sangat penting terhadap atlet-atlet yang berjuang di Sea Games Kuala Lumpur 2017. Bukan sekedar hastag #ShameonYouMalaysia karena kesalahan teknis terbaliknya warna bendera Indonesia di buku panduan Sea Games. Alangkah bangganya jika Indonesia bisa meraih emas untuk sepak bola di Malaysia. Bukankah ini kebanggaan luar biasa. Jangan hanya menghujat tapi dukungan positif akan sangat bagus dalam membangkitkan para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa.

Infografis : Kominfo

 

Indonesia sendiri menargetkan 55 emas dari 37 cabang olahraga yang diikuti dengan memberangkatkan 533 atlet. Ayo Indonesia bisa, berjuanglah para pahlawan peraih medali Sea Games 2017 untuk memberi kado terbaik 72 tahun kemerdekaan Indonesia. Pemuda Maju! Olahraga Jaya!

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Diposkan pada ODOP

#ODOP21 Sunda to Jawa on The Lodaya Train (2)

Menyambung tulisan Parahyangan Scenery on The Lodaya Train, mari kembali menikmati perjalanan kereta api Lodaya. Kereta yang membawa penumpangnya dari Tanah Sunda nan mempesona ke Tanah Jawa yang tak kalah ciamik. Let’s having fun trip!

 

Jpeg
Lansekap Tanah Sunda (dok. pri)

Lansekap mulai berganti dari topografi pegunungan ke daerah yang datar, itu artinya perjalanan mulai meninggalkan Jawa bagian barat menuju Jawa bagian tengah. Sawah-sawah dengan sistem terasering akan mulai digantikan dengan hamparan sawah yang luas sejauh mata memandang. Dari sini, kita sudah meninggalkan jalur kereta di tepi jurang dengan pemandangan di bawah yang indah tapi bukan berarti tak ada lagi yang bisa dinikmati.

Jpeg
Bangunan tua tergerus waktu (dok. pri)

Bangunan-bangunan kuno yang mulai rapuh dimakan usia di sekitar stasiun kereta juga bisa menjadi bukti sudah lamanya sistem perkereta-apian di tanah Jawa. Jaringan kereta api pada awalnya dibangun oleh Pemerintahan Hindia Belanda untuk mengangkut hasil bumi dari tanam paksa. Jaringan pertama yang dibangun yaitu di Semarang yang dimulai pada tahun 1864, kemudian diteruskan Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya hingga terhubung sistem rel di Jawa tahun 1888. Jalur tersebut berkembang hingga sekarang dari satu jalur sekarang sudah double track untuk menambah perjalanan jumlah kereta.

Karena, masih dalam gegap gempita kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, di sepanjang pemukiman yang dilalui masih banyak warna-warni bendera maupun umbul-umbul. Sebuah usia bangsa yang harusnya sudah matang. Indonesia terus berbenah dari sistem transportasi, infrastruktur namun utamanya adalah kesejahteraan rakyatnya yang adil dan makmur.

Jpeg
Salahsatu pabrik genteng (dok. pri)

Begitu kereta api memasuki wilayah Kebumen, mata penumpang akan dimanjakan dengan pabrik-pabrik tradisional pembuatan genteng. Genteng Sokka yang terkenal kualitasnya sebagai penutup atap rumah. Karena percaya akan kualitasnya ini bahkan bapak saya juga mempercayakan Genteng Sokka untuk melindungi penghuni rumah dari sengatan hujan dan panas, siang maupun malam hari. Mutu genteng yang awet ini dipercaya karena bahan baku tanah liat yang digunakan bagus.

Jpeg
Saluran irigasi peninggalan Belanda (dok. pri)

Pemandangan memang bisa dikatakan cukup monoton hingga menumbuk pada saluran irigasi peninggalan Belanda saat kereta akan mulai memasuki wilayah Yogyakarta. Masuk Yogyakarta berarti kita akan melewati Kali Kulon Progo yang bermuara di Laut Selatan. Kemudian perlahan akan masuk ke kota Yogya. Dari sini kita akan melihat Malioboro, tujuan banyak wisatawan ke Jogja.

Dari sini, saya mulai tidak konsentrasi pada perjalanan. Karena, saya akan berhenti di stasiun berikutnya, Klaten. Kami harus bersiap dengan dua krucil dan barang bawaan.

Okay, sampai ketemu di perjalanan berikutnya, ya 🙂

 

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia